Mutiara Hadist

" Sesungguhnya Allah SWT. berfirman pada hari kiamat : Mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku ? hari ini akan Aku naungi ( tolong ) mereka, dimana tidak ada naungan ( pertolongan ) yang lain selain dari-Ku. " ( HR. Muslim )

Sponsors

Promo




Jumat, 14 September 2007

The Year Of Living Dangerously, Desember 1982

The Year of Living Dangerously adalah film yang dibuat tahun 1982 dan menceritakan keadaan di Jakarta pada tahun 1965 sebelum G30S. Karya layar lebar ini disutradarai oleh Peter Weir, berkewarganegaraan Australia, dan dibuat pada tahun 1982 dan berdasarkan novel Peter Koch.

Film ini dibintangi oleh artis-artis terkenal seperti Mel Gibson, Sigourney Weaver dan Linda Hunt. Film yang kontroversial dan dinilai subversif oleh Pemerintah Orde Baru ini dilarang di Indonesia sampai tahun 1999.

Dalam film itu diceritakan, Guy Hamilton ( Mel Gibson ) seorang wartawan pemula ABC yang bertugas di Indonesia dalam situasi Indonesia Chaos akibat pertentangan Angkatan Darat ( AD ) versus Partai Komunis Indonesia ( PKI ) dalam berebut simpati Presiden Soekarno.

Guy terjun langsung dalam suasana demonstrasi antara kondisi yang memperlihatkan panasnya suasana kelompok politik yang terkait dengan pusat kekuasaan secara langsung. Bersama Guy, ada Billy Kwan, seorang kamerawan China-Australia dan Jill Bryant, ikut dalam suasana kekerasan politik di masa itu.

Judul film The Year of Living Dangerously, "Tahun Hidup Berbahaya", adalah rujukan dan terjemahan dari sebuah ungkapan yang dipinjam oleh Presiden Soekarno dari bahasa Italia, yaitu vivere pericoloso, yang berarti "hidup dalam keadaan berbahaya". Ungkapan ini digunakan Soekarno sebagai judul pidato kenegaraannya pada 17 Agustus 1964, yaitu "Tahun Vivere Pericoloso", yang dikenal dengan singkatan TAVIP.

dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Iklan